Laman

Minggu, 14 Februari 2016

Cara Mengawinkan Kurma Agar Bisa Berbuah


Sebagaimana kita ketahui, bahwa pohon kurma termasuk tanaman jenis dioecious atau dikenal tumbuhan berumah dua dimana bunga jantan dan betinanya berada pada pohon yang berbeda. Pohon kurma yang dapat berbuah hanya pohon kurma betina namun untuk dapat berbuah tersebut, bunga betina harus mendapat serbuk sari atau dikawinkan dengan bunga jantan. Apabila tidak dikawinkan maka bakal bunga betina akan rontok.

Setelah sebelumnya kita telah dapat menentukan mana bunga jantan dan bunga betina pada pohon kurma seperti artikel yang ditulis dalam blog ini di artikel Cara Menentukan Jenis Kelamin Pohon Kurma maka kali ini kita akan menulis bagaimana cara mengawinkan bunga kurma agar bisa berbuah.


Penyerbukan kurma bisa terjadi secara alami seperti oleh angin maupun penyerbukan oleh serangga namun penyerbukan ini sangat jarang terjadi sehingga diperlukan penyerbukan manual dengan bantuan manusia agar  pohon kurma dapat berbuah.

kiri gambar bunga kurma jantan, kanan gambar bunga kurma betina (foto : agromuslim.com)

Saat pohon kurma telah dewasa dan siap kawin ditandai dengan pohon kurma yang sudah mulai berbunga maka agar kurma bisa berbuah dengan sempurna diperlukan langkah-langkah sebagai berikut :

Pertama, menyiapkan bunga kurma jantan, satu pohon kurma jantan bunganya bisa digunakan untuk menyerbuki 20 - 25 pohon kurma betina.

Bunga kurma jantan yang telah dipangkas (foto : pohonkurmamalysia.blogspot.com)
Kedua, kita ikat bunga jantan pada bunga betina atau merontokkan serbuk sari bunga jantan pada bunga betina sehingga terjadi penyerbukan untuk proses menghasilkan buah.

mengikat bunga kurma jantan (warna putih) pada kurma betina (warna kuning) foto : akun facebook petani tua

Ketiga, Setelah terlihat buahnya seperti anggur hijau harus dirawat dengan memberikan asupan gizi yang cukup bagi tanaman seperti penyiraman dan pemupukan organik.

Buah kurma yang baru muncul (foto : wikimedia.org)
Keempat, saat buah makin ranum dan siap panen bisa dilakukan pengamanan dengan cara membungkusnya atau menutupnya agar buahnya bisa tumbuh menjadi lebih besar dan terhindar dari cuaca dan hama seperti burung, tupai maupun binatang lainnya. 

Buah kurma yang dibungkus pada pohonnya untuk keamanan (foto : ardisfamily.wordpress.com)

Kurma biasanya mulai bisa berbuah setelah umur 10 tahun jika pada kondisi iklim yang panas seperti di Gurun pasir Timur Tengah. Namun di Indonesia menurut kesaksian para penggiat kurma Indonesia, pohon kurma ada yang sudah bisa berbuah antara 4 - 5 tahun. Hal ini terjadi karena Indonesia beriklim tropis dan kondisi alamnya yang lebih subur daripada Timur Tengah. 

Sangat mudah untuk menumbuhkan kurma bahkan dari biji yang biasa daging buahnya kita makan. Bagi yang tertarik menumbuhkan kurma dengan cara tersebut anda bisa membaca artikel dalam blog ini yang berjudul Cara Membibit Sendiri Pohon Kurma dari Biji. Bagi para penanam pohon kurma semoga pohon yang kita tanam tersebut kelak menghasilkan buah yang lebat sehingga bisa memberi makan dunia amin....

Disusun Oleh Ahmad Ridha     

. 

6 komentar:

  1. syukron jazakalloh infonya,,

    BalasHapus
  2. Assalamu alaikum wr.wb
    Maaf boleh nanya, bagusnya brpa jarak antara pohon kurma yg 1 dgn pohon kurma yg lain klau kita pindahkan di lahan terbuka??? Terimh kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam Wr. Wb.
      Menurut info yang pernah saya baca, jarak penanaman antara pohon kurma dengan pohon kurma lainnya minimal antara 8 s/d 10 meter.

      Hapus
  3. Bagai mana beda bunga jantan dan betina saya punya cuma 1 pohon sekarang ada 14 tandan keluar semua

    BalasHapus